<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Keamanan Asia on NATO dan Aliansi Militer Dunia</title><link>https://aliansinato.org/tags/keamanan-asia/</link><description>Recent content in Keamanan Asia on NATO dan Aliansi Militer Dunia</description><generator>Hugo</generator><language>id</language><lastBuildDate>Tue, 21 Oct 2025 09:00:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://aliansinato.org/tags/keamanan-asia/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Poros Baru Asia: Dinamika Aliansi Pertahanan di Kawasan Indo-Pasifik</title><link>https://aliansinato.org/posts/aliansi-indo-pasifik/</link><pubDate>Tue, 21 Oct 2025 09:00:00 +0700</pubDate><guid>https://aliansinato.org/posts/aliansi-indo-pasifik/</guid><description>&lt;p>Kawasan &lt;strong>Indo-Pasifik&lt;/strong> kini menjadi pusat gravitasi geopolitik dunia.&lt;br>
Dalam dua dekade terakhir, wilayah ini tidak hanya mencerminkan kekuatan ekonomi global, tetapi juga menjadi &lt;strong>ajang kompetisi strategis&lt;/strong> antara kekuatan besar seperti &lt;strong>Amerika Serikat dan Tiongkok&lt;/strong>.&lt;br>
Akibatnya, negara-negara di Asia seperti Jepang, Korea Selatan, India, dan Australia mulai membangun &lt;strong>poros pertahanan baru&lt;/strong> untuk menjaga keseimbangan kekuatan regional dan melindungi kepentingan nasional masing-masing.&lt;/p>
&lt;hr>
&lt;h2 id="1-latar-belakang-munculnya-poros-pertahanan-baru">1. Latar Belakang Munculnya Poros Pertahanan Baru&lt;/h2>
&lt;p>Konsep &lt;em>Indo-Pacific Strategy&lt;/em> pertama kali diperkenalkan oleh Jepang pada era Perdana Menteri Shinzo Abe, kemudian diadopsi dan diperluas oleh Amerika Serikat sebagai strategi utama untuk menandingi pengaruh Tiongkok.&lt;br>
Wilayah ini mencakup kawasan maritim luas yang menghubungkan Samudra Hindia dan Pasifik, menjadi jalur vital bagi perdagangan dunia, pasokan energi, serta operasi militer global.&lt;/p></description></item></channel></rss>